Bapak Mario Teguh takut Istri

Pak Mario, saya dengar semua harta dalam keluarga Pak Mario - atas nama Ibu Linna. Apa tidak bahaya?

Ooh...tidak.

Lebih berbahaya jika saya tidak menyerahkan kepadanya.


Satu, saya ini boros sekali.

Dua, Ibu Linna lebih ahli mengelola uang dan aset. (Dia MBA Finance dari San Francisco, sebelum usia 22 tahun).

Tiga, saya ingin berfokus pada yang terbaik yang bisa saya lakukan.

Empat, saya ingin bekerja tanpa niat untuk dibayar.

(Itu sebabnya, sebetulnya saya ini gratis - kalau berbicara atau memberikan konsultasi, tapi Ibu Linna yang menagih.)

Lima, saya ingin Ibu Linna merasa damai karena betul-betul menguasai saya.

Kesimpulan:

Saya takut istri, dan saya bangga!

Mario Teguh – Loving you all as always

----------

PS - Orang yang mencemooh temannya sebagai laki-laki takut istri, pasti orang yang ukuran pribadinya tidak cukup untuk dihargai oleh istrinya, sehingga dia harus fight untuk tetap merasa pantas menjadi laki-laki.

Laki-laki yang hebat dan sukses selalu ikhlas menyerahkan keberhassilannya kepada istrinya.

Saya sedang belajar untuk meniru perilaku mulia mereka.

PPS - Jangan pernah membatasi pendidikan anak perempuan kita, karena itu akan juga membatasi kepantasannya bagi sebaik-baiknya belahan jiwa.


Ingin Artikel Terbaru
Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted in Bapak Mario Teguh takut Istri